GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN PDF

Berdasarkan letak dari daerah yang tidak bergigi menurut Kennedy, cit. Soelarko R. Klas II Mempunyai daerah tanpa gigi yang terletak di bagian posterior dari gigi yang tertinggal tetapi hanya pada satu sisi saja unilateral free end. Klas III Daerah yang tidak bergigi terletak di antara gigi yang masih ada di bagian posterior bounded saddle.

Author:Faejora Tygogis
Country:Serbia
Language:English (Spanish)
Genre:Politics
Published (Last):10 May 2008
Pages:335
PDF File Size:10.75 Mb
ePub File Size:14.78 Mb
ISBN:134-3-71072-373-2
Downloads:76517
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazragor



Berdasarkan letak dari daerah yang tidak bergigi menurut Kennedy, cit. Soelarko R. Klas II Mempunyai daerah tanpa gigi yang terletak di bagian posterior dari gigi yang tertinggal tetapi hanya pada satu sisi saja unilateral free end.

Klas III Daerah yang tidak bergigi terletak di antara gigi yang masih ada di bagian posterior bounded saddle. Klas IV Daerah yang tidak bergigi terletak di bagian anterior dan melewati median line. Bila daerah tak bergigi tambahan oleh Kennedy disebut sebagai modifikasi kecuali kelas IV tidak ada modifikasi 6. Berdasarkan letak sadel dan free end menurut Applegate Kennedy a. Klas I Daerah tanpa gigi terletak di bagian posterior dari gigi tertinggal pada kedua sisi rahang bilateral free end b.

Klas II Daerah tanpa gigi terletak di bagian posterior dari gigi yang tertinggal tetapi hanya pada satu sisi rahang unilateral free end c. Klas III Daerah tidak bergigi terletak di antara gigi yang masih ada; kedua gigi tetangga tidak mampu memberi dukungan pada gigi tiruan d. Klas IV Daerah tidak bergigi terletak di bagian anterior dan melewati garis median e.

Klas V Daerah tidak bergigi paradental di mana gigi asli anterior tidak dapat dipakai sebagai gigi penahan f. Klas VI Daerah tidak bergigi paradental dengan kedua gigi tetangga asli dapat dipakai sebagai penahan. Klas II Menggunakan dua buah klamer yang letaknya saling berhadapan dan membentuk garis diagonal serta melewati median line. Klas III Menggunakan tiga buah klamer yang letaknya sedemikian rupa sehingga apabila klamer-klamer itu dihubungkan dengan suatu garis, merupakan suatu segitiga yang terletak di tengah gigi tiruan.

Klas IV Menggunakan empat buah klamer yang letaknya sedemikian rupa sehingga apabila klamer-klamer itu dihubungkan dengan suatu garis lurus, merupakan suatu segi empat yang terletak di tengah gigi tiruan.

Menurut Austin dan Lidge gigi tiruan mempunyai beberapa komponen. Retainer ada dua macam yaitu : a. Retensi Daya perlawanan terhadap lepasnya protesa atau gigi tiruan ke arah oklusal. Faktor pemberi retensi antara lain kualitas klamer, oclusal rest , contour, landasan denture, oklusi, adhesi, tekanan atmosfer, dan surface tension. Stagnasi ditentukan oleh tiga titik sandaran yang harus meliputi luas permukaan yang sebesar — besarnya agar beban yang diterima protesa setiap unit bisa sekecil mungkin.

Gigi yang mempunyai stabilisasi pasti mempunyai retensi, sedangkan gigi yang mempunyai retensi belum tentu mempunyai stabilisasi. Gambaran counturing harus sesuai dengan keadaan pasien. Perlekatan gigi diatas ridge. Syarat — syarat pemilihan gigi abutmen yang digunakan sebagai pegangan klamer adalah : 1.

Gigi pilar harus cukup kuat. Akarnya panjang b. Masuk kedalam prosesus alveolaris dalam dan tidak longgar c. Makin banyak akar makin kuat d.

Gigi pilar tidak boleh goyang e. Tidak ada kelainan jaringan periodontal pada gigi penyangga. Bentuk mahkota sedapat mungkin sesuai dengan macam klamer yang digunakan. Kedudukan gigi tersebut hendaknya tegak lurus dengan prosesus alveolaris, gigi yang letaknya rotasi atau berputar tidak baik untuk pilar. Gigi tersebut masih vital atau tidak mengalami perawatan.

Bila memerlukan dua klamer atau lebih maka hendaknya dipilihkan gigi yang letaknya sejajar.

KIPPS APPARATUS PDF

Gigi Tiruan Sebagian Lepasan

Berdasarkan Retainer, klasifikasi menurut: a. Miller b. Klasifikasi hendaknya dibuat setelah semua pencabutan gigi selesai dilaksanakan atau gigi yang diindikasikan untuk dicabut selesai dicabut 2. Bila gigi M3 hilang dan tidak akan diganti, gigi ini tidak termasuk dalam klasifikasi. Bila gigi M3 masih ada dan akan digunakan sebagai pengganti, gigi ini dimasukkan klasifikasi 4.

ANDY MCKEE RYLYNN TAB PDF

Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Pada Anak

Tanggalnya gigi sulung secara dini disebabkan oleh kerusakan gigi atau karena faktor genetik. Tanggalnya gigi mengakibatkan migrasi gigi tetangga dan antagonisnya untuk mengisi ruang yang kosong sehingga akan terjadi maloklusi. Pemakaian gigi tiruan sebagian lepasan ditujukan untuk mengembalikan fungsi mastikasi, mencegah gangguan bicara dan dapat mengembalikan rasa percaya diri pada anak, terutama jika dilihat dari segi estetik. Perawatan dengan menggunakan gigi tiruan sebagian lepasan anak dilakukan dengan mempertimbangkan pertumbuhan dan perkembangan gigi dan rahang. Selama periode pertumbuhan gigi tiruan memerlukan penyesuaian secara periodik dan terusmenerus, sehingga disain gigi tiruan sebagian lepasan yang dibuat tidak menghambat pertumbuhan. Gigi tiruan sebagian lepasan merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengganti gigi yang hilang, selain itu diharapkan dapat mengembalikan fungsi mastikasi, bicara dan penampilan.

JCM 5046 PDF

Penjelasan Singkat Gigi Tiruan Sebagian Lepasan (GTSL)

Pengertian gigi tiruan sebagian GTS menurut Osborne , adalah gigi tiruan yang mengganti gigi asli yang hilang sebagian dapat dilepas oleh pasien. Menurut Mc. Craken , GTS adalah suatu restorasi prostetik yang mengganti gigi asli yang hilang dan bagian lain rahang yang tidak bergigi sebagian, mendapat dukungan terutama dari jaringan dibawahnya dan sebagian dari gigi asli yang masih tinggalakan menjadi gigi pegangan. Gigi tiruan secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu gigi tiruan penuh dan gigi tiruan sebagian. Gigi tiruan penuh dibuat pada pasien yang sudah kehilangan seluruh gigi geliginya, sedangkan gigi tiruan lepasan dibuat bila masih ada sebagian gigi yang tersisa. Gigi tiruan sebagian dapat dibagi lagi menjadi gigi tiruan lepasan yang dapat dilepas pasang sendiri oleh pasien dan gigi tiruan cekat yang disemenkan ke gigi pasien secara permanen.

Related Articles