FILSAFAT SEJARAH IBNU KHALDUN PDF

NIM : Prodi : Pend. Apa yang dimaksudkan dengan materialisme mekanik dan apa kaitannya dengan kausalitas dalam penjelasan sejarah? Apa yang dimaksudkan dengan materialisme historis? Para ahli filsafat sejarah sering menyebutkan adanya hukum-hukum dalam sejarah dan apa pula kaitan hal tersebut dengan regularitas dalam penjelasan sejarah?

Author:Vutaur Kimuro
Country:Papua New Guinea
Language:English (Spanish)
Genre:Health and Food
Published (Last):26 August 2012
Pages:122
PDF File Size:10.20 Mb
ePub File Size:1.43 Mb
ISBN:479-2-12834-420-5
Downloads:78170
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mitilar



Abdurrahman Abu Zaid Waliuddin binKhaldun atau yang sering disebut Ibnu Khaldun adalah satu tokoh sejarawan paling berpengaruh sepanjang masa dan dikenal dengan sebutan "Bapak Sosiologi dan Filsafat Sejarah".

Beliau lahir di Tunisia pada Mei M. Banyak informasi yang berbeda-beda mengenai nama lengkap Ibnu Khaldun. Nama-nama tersebut didapatkan dari, yang pertama yaitu Abdurrahman yang diambil dari nama kecilnya, lalu yang kedua al-Maghribi karena beliau lahir dan dibesarkan di Maghribi di kota Tunisia, yang ketiga yaitu al-Hadrami didapat karena keturunannya berasal dari Hadramaut Selatan, dan yang terakhir yaitu al-Maliki diperoleh karena beliau menganut madzab Imam Maliki.

Ayah beliau adalah seorang yang ahli dalam bahasa dan sastra arab. Dan ayah beliau wafat pada tahun M karena disebabkan oleh wabah mematikan yaitu wabah pes yang mengakibatkan kedua orang tua beliau meninggal dunia. Tidak hanya kedua orang tua beliau yang meninggal bahkan kerabat dekat beserta guru-guru beliau juga meninggal akibat wabah pes yang mematikan tersebut.

Sehingga hal tersebut membuat Ibnu Khaldun yang pada saat itu masih berusia 18 tahun merasakan kesepian dan terisolasi.

Ibnu Khaldun dibesarkan dalam sebuah keluarga yang aktif dalam politik. Keluarga Ibnu Khaldun berasal dari Hadramaut Yaman. Dan silsilahnya ditinjau dari nenek moyangnya yang beragama islam dari Wail bin Hujr. Nama Khaldun sebenarnya berasal dari Khalid bin Usman yaitu salah satu cucu dari Wail bin Hujr, yang kemudian dikenal dengan namam Khaldun dan keluarga tersebut melahirkan anak cucu yang diberi marga Khaldun.

Dari sinilah emudian terbentuk keluarga besar dengan kedudukan penting dalam segi politik dan perkembangan ilmu pengetahuan di Andalusia dan Maghribi. Bani Khaldun lahir di kota Qarmunah di Andalusia dan termasuk juga sebagai tempat tinggal nenek moyang mereka yaitu Khalid bin Usman.

Ibnu Khaldun lahir di dalam keluarga ilmuan dan juga terpandang, sehingga beliau dapat menempati jabatan ilmiah dan pemerintah. Keluarga Ibnu Khaldun banyak berkembang dalam bidang politik tepatnya di Andalusia. Oleh karena hal tersebut keluarga Ibnu khaldun dikenal sebagai keluarga yang berpengetahuan luas, berpangkat, banyak mendapat peranan penting di kenegaraan, serta memainkan peranan yang menonjol, dalam ilmu pengetahuan maupun politik.

Ditambah lagi kecerdasannya sangat berperan penting dalam pengembangan karirnya. Namun berbeda dengan ayah beliau yang menjauhkan diri dari dunia politik dan lebih berkonsentrasi pada bidang keilmuan dan pengajaran. Ibnu Khaldun mendapat ilmu pendidikan dari ayahnya sendiri yang menjadi guru utamanya.

BUKU BERSAKSI DI TENGAH BADAI PDF

Jual Buku Terjemah Muqaddimah Ibnu Khaldun

Peradaban sosial manusia atau dunia Perubahan karakter sosial masyarakat, misalnya kekejamannya, hubungan sosialnya dan solidaritas kelompoknya Revolusi-revolusi dan lahirnya sekelompok masyarakat menentang kelompok lainnya yang melahirkan kerajaan atau negara, dalam beragam tingkatannya. Beragam aktifitas dan pekerjaan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, atau aktifitas keilmuan dan ketrampilannya, dan… Perubahan-perubahan masyarakat yang disebabkan oleh karakter dasarnya. Disebut sebagai sejarah kritis dan merupakan bagian dari hikmah filsafat. Menjawab pertanyaan bagaimana, mengapa dan apa jadinya. Manfaat Belajar Sejarah Membantu penguasa atau siapapun saja dalam pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan. Kalau kita uji secara cermat, kisah ini pasti salah. Dari cerita Bani israel sendiri, jumlah pasukan Nabi Sulaiman dari bani israel saat Nabi Sulaiman mencapai kejayaannya hanya

BELDEN 8240 PDF

Ibnu Khaldun dan Filsafat Sejarah

Melalui karyanya yang fenomenal yakni Kitab Muqaddimah Ibnu Khaldun, Ia telah menyumbangkan cabang keilmuan baru yang disebut filsafat sejarah. Perhatian Ibnu Khaldun dalam mengkaji sejarah secara benar mendorongnya untuk mengikhtisarkan hukum-hukum umum dalam pengkajian sejarah. Sebagaimana telah diketahui, Ibnu Khaldun tidak hanya memandang sejarah sebagai peristiwa atau kejadian yang terjadi di masa lampau saja, tetapi juga memandangnya secara filsafat. Cara pandang ini digunakan untuk mengetahui sebab yang menggerakkan suatu peristiwa sejarah. Teori yang dibuat oleh Ibnu Khaldun tentu dipengaruhi oleh perjalanan hidupnya dan pengembaraannya ke berbagai daerah. Sebagai pengasas filsafat sejarah, Ibnu Khaldun telah banyak menyampaikan teori-teorinya terkait dengan sejarah. Salah satu teori filsafat sejarah yang dikemukakan Ibnu Khaldun terkait dengan teori perkembangan.

D.S.005-90-PCM EN PDF

UAS filsafat sejarah

Com — Ibnu Khaldun merupakan intelektual muslim yang mengerahkan segenap waktunya untuk meneliti sejarah jatuh dan bangunnya negara berdasarkan kepada teori ashabiyyah. Teori tersebut selalu mewarnai analisis-analisis kesejarahannya dalam kitab al-Muqaddimah yang terkenal. Ibnu Khaldun dengan penjelasan-penjelasan yang sangat memukau dan kefasihan bahasa Arab yang tinggi menarik decak kagum banyak kalangan. Pasalnya, bagi Taha Husain, analisis-analisis kesejarahan Ibnu Khaldun terhadap sejarah Arab Badui dan Arab Hadhari seperti yang terangkum dalam kitab al-Muqaddimah-nya bukan sekedar deskripsi yang sifatnya tipologis-sosiologis. Bagi Taha Husain, Ibnu Khaldun bahkan lebih dari sekedar deskriptif dalam menjelaskan sejarah bangun dan runtuhnya negara. Analisis Ibnu Khaldun bagi Taha Husain dapat dikatakan sebagai analisis filsafat yang menyeluruh. Sebuah analisis tajam yang menjangkarkan gerak dan laju sejarah kepada apa yang disebut Ibnu Khaldun sebagai ashabiyyah.

Related Articles