BUDIDAYA BELUT DI AIR JERNIH PDF

Selain itu kita juga bisa lebih selektif dalam menentukan sekiranya mana belut yang terserang penyakit ataupun belut yang kerdil dan itu bisa langsung kita pisahkan dalam kolam penampungan. Dengan begitu belut yang lain tidak akan terserang penyakit yang sama dan lain sebagainya. Hal ini sangat berbeda jika kita menggunakan budidaya air jernih yang mana kita bisa menebar belut dalam jumlah 10 — 20 kali lipat lebih banyak karena kapasitas kolam masih akan terlihat sangat longgar. Mampu Menekan Tingkat Kanibalisme Dalam kondisi normal di lumpur, belut jantan yang sudah dewasa kerap kali menandai daerah kekuasaannya untuk bernaung. Sehingga apabila ada belut lain yang lebih kecil atau lebih lemah yang mengganggu daerah kekuasaannya maka belut tersebut tidak segan-segan untuk menyerang dan melakukan kanibalisme.

Author:Douzragore Gardagor
Country:French Guiana
Language:English (Spanish)
Genre:Love
Published (Last):1 March 2017
Pages:478
PDF File Size:9.74 Mb
ePub File Size:4.27 Mb
ISBN:216-2-59113-347-3
Downloads:14987
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Grogore



Selain itu belut juga memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang gurih dan inilah salah satu daya tarik tersendiri yang ada pada belut. Meskipun kita tahu bahwa mengolah belut sangatlah mudah dan juga sederhana.

Anda hanya perlu membakar ataupun menggorengnya, akan tetapi ada juga menu olahan pangan dari belut seperti keripik belut, bakso belut, rica- rica belut, belut sambel ijo dan masih banyak lagi. Selain itu ternyata belut juga sangat mudah untuk di budidayakan, nah bagi anda yang ingin mempunyai usaha di bidang budidaya ini mungkin dapat menjadi alternatif pilihan anda. Cara Budidaya Belut Di Air Bersih Untuk mempermudah anda, adapun cara budidaya belut di air bersih yang sangat mudah dan juga sederhana.

Media Budidaya Hal pertama yang harus anda siapkan dalam cara budidaya belut di air bersih yaitu lokasi serta media budidaya belut. Untuk lokasi, anda harus memilih lokasi yang tepat karena ini akan mempengaruhi perkembangan belut anda nantinya. Adapun hal- hal yang harus anda perhatikan dalam pemilihan lokasi serta pembuatan media budidaya belut : Pastikan lokasi sangat terjangkau dari tempat anda tinggal untuk mempermudah pengecekan serta perawatan belut. Usahakan agar lokasi jauh dari limbah yang dapat membahayakan kesehatan belut anda.

Pastikan lokasi bersih dari sampah, batuan dan rumput liar. Setelah itu anda sudah bisa mulai menyiapkan media budidaya, untuk medianya anda dapat menggunakan kolam terpal ataupun kolam semen. Setelah pembuatan media kolam selesai, anda dapat mulai masukkan air jernih dan harus benar- benar bersih, sebaiknya anda menggunakan air sumur yang tidak mengandung zat penjernih air. Ukurlah suhu air dan juga pastikan bahwa suhu berada pada suhu optimal yaitu sekitar c hingga Berikan alat yang bisa mengatur sirkulasi air dengan baik agar kolam tetap jernih.

Kolam yang keruh dan tercemar bisa membuat belut anda stress dan ini tentunya membuat anda kurang sukses dalam melakukan cara budidaya belut di air jernih nantinya. Bibit Belut Langkah selanjutnya dalam cara budidaya belut di air jernih yaitu menyiapkan bibit belut. Supaya panen anda sukses dan berkualitas, anda harus memilih bibit yang baik dan juga berkualitas.

Bibit sangatlah penting, untuk memperoleh bibit belut anda dapat membelinya di petani belut langsung ataupun di koperasi bibit dan perikanan. Tidak ada luka cacat atupun penyakit pada kepala hingga ekor bibit pilihan anda, tanyakan juga riwayat indukan bibit apakah benar — benar berkualitas atau tidak. Peganglah bibit belut dan letakkan di tangan anda, jika bibit mempunyai tubuh yang agak keras maka ini adalah ciri bahwa bibit merupakan bibit yang sehat dan kuat.

Ukurlah bibit, bibit yang baik mempunyai ukuran dengan panjang kurang lebih 10 hingga 12 cm dan pastikan semua bibit mempunyai panjang dan warna yang sama. Perawatan dan Panen Langkah berikutnya yaitu adalah dengan melakukan perawatan yang tepat agar anda sukses dalam panen nantinya.

Untuk perawatannya pun sangatlah mudah, anda hanya harus melakukan perawatan hingga belut siap di panen. Dan perawatannya sendiri cukup mudah, anda hanya perlu memberinya pakan secara teratur dan juga membersihkan air pada media budidaya. Untuk lebih jelasnya tentang perawatan hingga panen dalam cara budidaya belut di air jernih, berikut penjelasannya : Untuk pakan, anda harus memberinya dengan tepat dan jangan sampai telat ini bisa membuat belut stress.

Adapun berbagai jenis pangan yang dapat anda berikan seperti pellet, keong sawah yang telah dicincang, jangkrik, larva ikan, cacing, hingga ulat hongkong. Untuk pemberian makanan dapat anda berikan sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sehari, selain makanan anda juga dapat memberikan nutrisi tambahan seperti vitamin dan berbagai macam mineral.

Setelah anda memperhatikan pakan, anda juga harus memperhatikan kebersihan serta kejernihan air kolam. Anda harus mengganti air kolam setiap 2 hingga 3 minggu sekali walaupun sudah ada penyaring air kolam.

Dengan selalu menjaga kejernihan dan juga kebersihan kolam maka belut anda akan selalu sehat dan terhindar dari berbagai penyakit yang menyerang. Jangan lupa pula untuk selalu mengecek pH air kolam sesudah anda melakukan penggantian air. Ini sangat penting bagi kelangsungan hidup belut dan menjaga supaya belut tidak mudah stress. Lakukan perawatan dengan tepat hingga belut siap untuk di panen, adapun ciri dari belut yang siap untuk di panen yaitu warnanya agak sedikit kecoklatan apabila terkena cahaya dan ukurannya kurang lebih sekitar 30 hingga 40 cm.

Langkah berikutnya yaitu adalah memanen belut, untuk memanen belut sangatlah mudah. Anda hanya perlu menyiapkan peralatan seperti jala dan juga wadah panen saja. Untuk lebih mudahnya lagi anda dapat menguras sebagian air di media budidaya. Setelah anda memanen jangan lupa untuk menyortirnya terlebih dahulu mana belut yang akan di jual dan mana belut yang anda konsumsi sendiri. Dengan menerapkannya anda akan sukses dalam panen.

Baca Juga :.

MANUAL DE PRIMEROS AUXILIOS ACHS PDF

3 Cara Budidaya Belut Di Air Jernih untuk Pemula

Masyarakat yang memiliki lahan sempitpun dapat memelihara belut. Disisi lain kita juga memerlukan tata cara panen, pasca panen, pemasaran dan pencatatan analisa usaha dalam melakukan Budidaya belut. Pemilihan Bibit Bibit belut yang paling bagus untuk di budidayakan adalah bibit yang di hasilkan dari hasil budidaya pembenihan sendiri , walau bibit hasil tangkapan masih tetap bisa hidup dan bisa di besarkan di air besih. Tetapi jika dalam cara penangkapannya tidak benar, belut bisa lama jika dibesarkan karena mengalami stres sehingga kita harus mengadaptasinya terlebih dahulu dengan waktu yang cukup lama tergantung tehnik perawatannya , kalau tehnik perawatannya salah, belut hasil tangkapan tersebut bisa mengalami kematian. Seperti contoh bibit belut yang di hasilkan dengan menggunakan setrum : cara penangkapannya dengan Voltase terlalu tinggi, untuk pengadaptasianya bisa mencapai 1 bulan bahkan bisa lebih dan jika dalam Proses pengaptasian salah, bisa mengakibatkan kematian pada waktu pemeliharaan. Jika dalam waktu menangkapnya belut dengan menggunakan alat setrum, apabila stik strum mengenai badan belut, belut tidak akan bisa tahan hidup lebih lama. Ciri-ciri bibit belut hasil Setruman antara lain: Pada bagian dubur berwarna kemerahan, pada bagian insang juga berwarna kemerahan.

ALAT PEMIPIL JAGUNG PDF

Cara Budidaya Belut Di Air Jernih Yang Menggiurkan

Masyarakat yang memiliki lahan sempitpun dapat memelihara belut. Disisi lain kita juga memerlukan tata cara panen, pasca panen, pemasaran dan pencatatan analisa usaha dalam melakukan Budidaya belut. Pemilihan Bibit Bibit belut yang paling bagus untuk di budidayakan adalah bibit yang di hasilkan dari hasil budidaya pembenihan sendiri , walau bibit hasil tangkapan masih tetap bisa hidup dan bisa di besarkan di air besih. Tetapi jika dalam cara penangkapannya tidak benar, belut bisa lama jika dibesarkan karena mengalami stres sehingga kita harus mengadaptasinya terlebih dahulu dengan waktu yang cukup lama tergantung tehnik perawatannya , kalau tehnik perawatannya salah, belut hasil tangkapan tersebut bisa mengalami kematian. Jika dalam waktu menangkapnya belut dengan menggunakan alat setrum, apabila stik strum mengenai badan belut, belut tidak akan bisa tahan hidup lebih lama. Ciri-ciri bibit belut hasil Setruman antara lain: Pada bagian dubur berwarna kemerahan, pada bagian insang juga berwarna kemerahan.

Related Articles