ASKEP HNP PDF

Pemeriksaan tanda-tanda vital, dilengkapi pemeriksaan jantung, paru-paru, perut. Inspeksi punggung, pantat dan tungkai dalam berbagai posisi dan gerakan untuk evalusi neyurogenik B. Hambatan pada pegerakan punggung , pelvis dan tungkai selama begerak. Kemungkinan adanya atropi, faskulasi, pembengkakan, perubahan warna kulit. Paplasi dan perkusi harus dikerjakan dengan hati-hati atau halus sehingga tidak membingungkan klien B.

Author:Fauzuru Dojar
Country:Chad
Language:English (Spanish)
Genre:Video
Published (Last):11 July 2019
Pages:104
PDF File Size:3.25 Mb
ePub File Size:4.8 Mb
ISBN:681-7-15558-346-3
Downloads:16815
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kacage



HNP adalah keadaan dimana nukleus pulposus keluar menonjol dan menekan ke arah kanalis spinalis melalui anulus fibrosis yang robek. Tulang vertebral ini berhubungan satu dengan yang lain oleh ligament dan tulang rawan. Bagian anterior columna vertebra terdiri dari korpus vertebra yang berhubungan satu dengan yang lain oleh discus invertebralis dan diperkuat oleh ligamentum longitudinalis anterior dan posterior.

Diskus invertebralis berfungsi sebagai sendi yang memberikan keleluasaan bergerak columna vertebralis dan sebagai pelindung agar columna vertebralis tidak cedera bila terjadi trauma. Diskus vertebralis terdiri dari lempeng rawan hyaline, nucleus pulposul dan annulus fibrosus. Pada umur diatas 25 tahun, aliran darah ke discus ini akan menurun hingga kekuatan annulus fibrosus juga menurun, terutama didaerah Lumbal 5 sampai Sacrum 1.

Jika beban pada discus bertambah, annulus fibrosus tidak kuat menahan, nucleus pulposul akan keluar, akan timbul rasa nyeri sekali karena nucleus pulposul menekan radiks. Bila berbaring nyeri berkurang atau hilang. Tirah baring bermanfaat untuk nyeri punggung bawah mekanik akut.

Lama tirah baring tergantung pada berat ringannya gangguan yang dirasakan penderita. Pada HNP memerlukan waktu yang lebih lama. Pengaruh pada aktivitas yang menimbulkan rasa nyeri seperti berjalan, turun tangga, menyapu, gerakan yang mendesak. Obat-obatan yang sedang diminum seperti analgesik, berapa lama diminumkan. Waktu : Sifatnya akut, sub akut, perlahan-lahan atau bertahap, bersifat menetap, hilang timbul, makin lama makin nyeri.

Apakah klien pernah menderita Tb tulang, osteomilitis, keganasan mieloma multipleks , metabolik osteoporosis. Riwayat menstruasi, adneksitis dupleks kronis, bisa menimbulkan nyeri punggung bawah.

Lebih bijaksana bila kita menanyakan kemungkinan adanya ketidakseimbangan mental secara tidak langsung faktor-faktor stress. Pemeriksaan A. Mielografi adalah pemeriksaan dengan bahan kontras melalui tindakan lumbal pungsi dan pemotrata dengan sinar tembus. Apabila diketahui adanya penyumbatan. Hambatan kanalis spinalis yang mungkin disebabkan HNP. Nyeri b. Cemas b. Perubahaan mobilitas Klien mengeluh : Klien tampak : fisik b. ADL, otot menjadi spasme pergerakan, bradikinensia, dan kaku.

Goal : Klien tidak akan mengalami nyeri selama dalam perawatan. Diagnosa Keperawatan 2 : Cemas b. Goal : Klien tidak akan kelihatan cemas selama dalam perawatan. Objektif : klien tidak akan merasakan gangguan berulang dengan nyeri terus menerus selama dalam perawatan. Goal : Klien tidak akan mengalami mobilitas fisik selama dalam perawatan. Evaluasi Keperawatan Evaluasi keperawatan dilakukan untuk menilai apakah masalah keperawatan telah teratasi, tidak teratasi atau teratasi sebagian dengan mengacu pada kriteria evaluasi.

Hernia Nukleus Pulposus adalah keadaan dimana nukleus pulposus keluar menonjol dan menekan ke arah kanalis spinalis melalui anulus fibrosis yang robek. SARAN Kami sadar bahwa makalah ini jauh dari sempurna, hal ini karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan kami oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun daripara pembaca.

Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita. Suzanne C. KMB vol 3. Carpenito — moyet,L. Buku Saku Diagnosa Keperawatan. Jakarta : EGC. Doenges, Marilyn E, dkk. Related Papers.

MANILA AMENDMENTS STCW PDF

ASKEP HERNIA NUKLEUS PULPOSUS (HNP)

Immobilisasi dengan mengeluarkan kolor servikal, traksi, atau brace. Traksi Traksi servikal yang disertai dengan penyanggah kepala yang dikaitkan pada katrol dan beban. Meredakan Nyeri Kompres lembab panas, analgesik, sedatif, relaksan otot, obat anti inflamasi dan jika perlu kortikosteroid. Pengkajian Keluhan utama, riwayat perawatan sekarang, Riwayat kesehatan dahulu, Riwayat kesehatan keluarga 2. Pemeriksaan Fisik Pengkajian terhadap masalah pasien terdiri dari awitan, lokasi dan penyebaran nyeri, parestesia, keterbatasan gerak dan keterbatasan fungsi leher, bahu dan ekstremitas atas. Pengkajian pada daerah spinal servikal meliputi palpasi yang bertujuan untuk mengkaji tonus otot dan kekakuannya.

ITEXTSHARP MEMORYSTREAM TO PDF

DAFTAR PUSTAKA

HNP adalah keadaan dimana nukleus pulposus keluar menonjol dan menekan ke arah kanalis spinalis melalui anulus fibrosis yang robek. Tulang vertebral ini berhubungan satu dengan yang lain oleh ligament dan tulang rawan. Bagian anterior columna vertebra terdiri dari korpus vertebra yang berhubungan satu dengan yang lain oleh discus invertebralis dan diperkuat oleh ligamentum longitudinalis anterior dan posterior. Diskus invertebralis berfungsi sebagai sendi yang memberikan keleluasaan bergerak columna vertebralis dan sebagai pelindung agar columna vertebralis tidak cedera bila terjadi trauma. Diskus vertebralis terdiri dari lempeng rawan hyaline, nucleus pulposul dan annulus fibrosus.

LONOMIA OBLIQUA PDF

Pengertian Hernia Nukleolus Pulposus adalah suatu keadaan damana tulang anulus dan nukleus berkurang keelastisannya hingga mengakibatkan herniasi dari nukleus hingga anulus yang menekan serabut saraf spinal dan menimbulkan rasa sakit Long, Hernia Nukleolus Pulposus adalah hernia yang terjadi pada sumsum tulang belakang. Patofisiologi Herniasi Discus Intervertebralis ke segala arah dapat terjadi akibat trauma atau stres fisik. Herniasi ke arah superior atau inferior melalui lempeng kartilago masuk ke dalam korpus vertebra dinamakan sebagai Nodul Schmorl biasanya dijumpai secara insidentil pada gambaran radiologi atau otopsi. Keadaan seperti ini dinamakan sebagai Protusio Discus.

Related Articles